Hmmm, kemarin kan gue udah bahas soal aplikasi proteksi untuk ponsel berkelas Symbian.

Nah..rasanya nggak afdol kalo gue nggak bahas aplikasi serupa untuk ponsel berbasis J2ME / Java MIDP 2.0.
Apalagi kemarin lumayan banyak yang menanyakan aplikasi proteksi untuk ponsel Java.

So, kali ini gue bakal “Kupas Tuntas”. Aplikasi yang bakal gue bahas ini tentunya yang freeware alias gratisan.
Ya..gue kan tau tipe-tipe orang Indonesia — termasuk gue, sukanya yang GRATISAN, hehehe…sengihnampakgigi
Ada 2 aplikasi proteksi untuk ponsel berbasis Java yang menurut gue pantas buat dicoba.

1. FileHide
Aplikasi gratisan ini bisa didapat dari sini. Bila sudah ekstraksi, install file .jar’nya ke ponsel.
Atau kalo nggak mau repot, bisa juga dengan mendownloadnya langsung ke ponsel.
Ketik aja wap.getjar.com > pilih Quick Download > masukkan kode 28093.
Untuk lebih jelasnya, berikut langkah-langkahnya:
1. Setelah terinstall, kamu bakal mendapatkan icon unik serupa kunci gembok di folder aplikasi / installation. Klik dan mulai operasikan aplikasi security ini.

2. Sebagai permulaan (pemanasan, hehehe…), kamu akan diminta mengisikan kata kunci alias password yang bakal menjadi “jampi-jampi” ajaib untuk mengoperasikan aplikasi ini.
Setelah tersimpan, masukkan kembali kata kuncinya > Ok.
Berikutnya, kamu akan diminta menyetujui aplikasi ini untuk membaca data-data yang ada di ponsel kamu > pilih Yes.

3. Bila proses membaca data berhasil, maka tampilan berikutnya menunjukkan drive lokasi penyimpanan file ponsel.
Ada Phone memory, Drive C, Memory card, dan Drive E.
Pilih lokasi penyimpanan file yang ingin kamu proteksi.
Misalnya, foto / video yang ada di memory ponsel.

4. Setelah filenya ditemukan, pilih “Go”.
Proses proteksi akan otomatis menyembunyikan file tersebut.

Jika kamu ingin mengembalikan / menampilkan kembali file yang kamu proteksi tersebut, kamu tinggal melakukan proses yang sama ketika akan memproteksinya.
Gampang aja kok…

2. Locker
Alternatif lain untuk melindungi file di ponsel Java, kamu bisa mencoba aplikasi “Locker”.
Aplikasi ini sedikit lebih rumit ketimbang “FileHide”.
Itu karena, untuk proses proteksi dan mengembalikannya ke semula menggunakan dua metode / cara yang berbeda.
Bingung..??penat
Nih perhatiin langkah-langkah penggunaannya:
1. Download aplikasi tersebut dari sini.
Atau kalo masih nggak mau repot, ya download langsung aja dari ponsel kamu.
Caranya sama, ketik wap.getjar.com dari browser ponsel kamu > pilih Quick Download > masukkan kode 4052.
Aplikasi ini pun akan teristall langsung ke ponsel kamu (ya..ialah, masa ke ponsel gue, hehehe… gelakguling).

2. Pada aplikasi ini, kamu tidak langsung diminta mengisikan password, karena defaultnya telah disediakan.
Namun, sebaiknya kamu lakukan pengaturan kode ini.
Caranya Login > pilih Set Password, kosongkan “Old Password” dan isikan Password Baru dan Konfirmasinya.

3. Untuk mulai mengunci file penting kamu, pilih “Lock/Encrypt” > kemudian pilih Yes, untuk mengijinkan aplikasi membaca data.

4. Selanjutnya, kamu akan mendapatkan folder penyimpanan data ponsel maupun kartu memory.
Tentukan folder penyimpanan filenya, dan sorot / pilih file yang ingin diproteksi > kemudian pilih Lock, file pun akan hilang dari galery.

5. Untuk mengembalikannya ke semula, kamu harus kembali ke menu utama.
Pilih Unlock/Decrypt > Drive tempat penyimpanan file yang kamu proteksi tadi, sorot / pilih filenya > Unlock.
File pun akan kembali pada posisi awal, yakni akan muncul kembali di menu galery.
Nggak rumit-rumit amat kan..??

Ya udah, buruan gih dicoba..!!
Moga berhasil…gatai