Postingan ini lanjutan dari postingan gue yang sebelumnya. Ternyata, saat itu kesialan gue gak sampai disitu aja sodara-sodara. Rasa malu gue bertambah satu lagi. Hyaakz..!!! Setelah keluar dari Apotik nyeleneh itu, gue pun segera bergegas menuju area parkir yang terletak di pinggir jalan. Diparkiran, pikiran gue kacau balau dan pengen buru-buru pergi dari tempat sialan itu. sengihnampakgigi

Segera gue starter motor Mio Soul gue dan secara perlahan keluar dari area parkiran tersebut. Namun, tiba-tiba aja ada seorang pria dibelakang motor gue yang sepertinya dari tadi memperhatikan gue. Pria tersebut rupanya sedang memegang suatu benda bertali yang buat gue nggak asing lagi.

“Ooo..mungkin pria ini tukang parkir disini”, pikir gue refleks.

Gue pun segera mengambil duit seribuan dari dalam dompet dan nyodorin ke pria tersebut.

“Ini mas uang parkirnya”, kata gue polos.

“. . . . . . . . . . . . . .”, pria itu gak ngomong apa-apa, cuma menolak duit pemberian gue.

Hmm, gue jadi heran dan bertanya-tanya…

“Wuih, gratis nih..?? Tumben banget..!!”, pikir gue dalam hati

Namun, tak berapa lama kemudian pria tersebut ngomong ke gue.

“Maaf mas, saya bukan tukang parkir disini..!!”

Gebleeeeek…!!!!! tension
Disitu muka gue pucat pasih sambil seraya mengelak.

“Ooo..maaf ya mas. Saya nggak tahu. Habis saya liat mas bawa PELUIT, jadi saya kira mas tukang parkir disini…”, kata gue sambil senyum garing. gile

Pria tersebut pun berbalik senyum sambil berkata, “Ini FLASH DISK kok mas, bukan PELUIT.

Sumpah deh, ngebanyol abis.
Disitu rasa malu gue seraya berbalik menjadi tawaan geli, wkwkwkwk… gelakguling

Ternyata…
FLASH DISK-nya itu dipasangi tali gantungan panjang seperti yang terdapat pada tali PELUIT, kyakakakakaka…. gelakguling

Peluit VS Flash Disk

NB: Sebenernya gue udah punya firasat buruk akan mengalami kejadian tidak mengenakkan ini. Pada siang hari, telapak tangan gue sempat dijatuhi anak CICAK – binatang melata yang menggelikan itu.