Beberapa waktu lalu gue sempat kecewa dengan Nokia Messaging (layanan Push Email dari Nokia) yang gue gunakan. Hal tersebut dikarenakan layanan Push Email Nokia tersebut kini sudah tidak GRATIS lagi. Setelah periode trial selama 30 hari, maka kita diwajibkan untuk berlangganan bila ingin terus dapat menggunakan layanan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, layanan Push Email yang bekerjasama dengan operator Telkomsel ini menerapkan biaya paket berlangganan yang cukup mahal menurut gue. Untuk paket langganan per harinya saja, biaya yang dibebankan kepada pengguna sebesar Rp. 4.000,-. Sedangkan untuk paket perminggunya dikenakan biaya sebesar Rp 20.000,- dan perbulannya sebesar Rp. 45.000,-. Semua biaya tersebut akan langsung dipotong melalui pulsa kita.

Namun sekarang, kekecewaan gue terobati sudah. Gue tak perlu khawatir lagi akan hal tersebut karena berhasil menyiasatinya. Gue tetap dapat menikmati layanan Push Email berkelas tanpa perlu berlangganan layanan Nokia Messaging ataupun dengan aplikasi Push Email lainnya (Emoze, Seven, dll). Cukup dengan settingan di ponsel, semuanya rebes. Caranya, dengan menggunakan fasilitas IMAP.

Penasaran? Yuk..ikutin tips gue berikut ini.
(Di uji coba dengan menggunakan Hp 5800 XpressMusic + account Google Applications / Gmail, Ovi Mail dan Yahoo.com. Untuk layanan Email lainnya silahkan menyesuaikan).

1. Aktifkan layanan IMAP di Email kamu.
Caranya mudah kok.
Untuk yang menggunakan Gmail, cukup masuk ke menu “Pengaturan” dan pada tab “Penerusan Pop3 / IMAP”, kamu tandai pada “Aktifkan IMAP”. Kemudian, simpan pengaturan tersebut.

2. Setting Email di Ponsel
Masuk ke menu pengaturan Email kamu. Caranya, pada menu “Olahpesan”, klik “Pilihan”“Pengaturan”“Email”.

3. Buat account Email baru (secara manual, tanpa menggunakan Wizard Email).
Caranya, pilih menu “Kotak Pesan”“Pilihan”“Kotak Pesan Baru”.

Nama kotak pesan: Isi sesuai selera
Nama pengguna: emailkamu@email.com (isi dengan lengkap, menggunakan @gmail.com, @yahoo.com, @ovi.com, dll)
Sandi: Isi dengan sandi account Email kamu
Jenis kotak pesan: IMAP4
Jalur akses: sesuaikan dengan operator masing – masing

(Untuk pengaturan selanjutnya, sesuaikan dengan layanan Email yang kamu gunakan)

a. Gmail
Server surat masuk: imap.gmail.com
Port: 993
Server surat keluar: smtp.gmail.com
Port: 587
Keamanan: SSL / TLS

b. Yahoo.com
Server surat masuk: imap.n.mail.yahoo.com
Port: Default
Server surat keluar: smtp.mobile.mail.yahoo.com
Port: 587
Keamanan: Tidak aktif

c. Ovi.com
Server surat masuk: imap.mail.ovi.com
Port: Default
Server surat keluar: smtp.mail.ovi.com
Port: Default
Keamanan: SSL / TLS

5. Aktifkan pengambilan Email otomatis.
Setelah berhasil membuat account Email kamu, sekarang saatnya untuk mengaktifkan layanan Push Emailnya. Caranya, masuk ke account Email yang telah kamu buat tadi, kemudian pada menu “Pengambilan Otomatis” segera pilih option “Aktifkan” yang terdapat pada tab “Pengambilan Email”. Kemudian, kamu tentukan interval waktu dalam pengambilan Emailnya. Letak pengaturannya terdapat pada bagian tersebut.
(Untuk pengambilan Email secara otomatis, tergantung dari dukungan Handphone masing-masing)

Oke deh, sekarang Push Email kamu udah jadi. Udah bisa digunakan.
Selamat mencoba.

Note: Jika ponsel kamu mendukung pengaturan Email secara otomatis (Wizard Email), maka pengaturannya sangat simpel. Cukup masukkan alamat Email, sandi, dan jenis kotak masuknya saja (pilih IMAP jika terdapat pilihan antara POP3 atau IMAP) pada pengaturan tersebut.

Tapi ingat, setelah disetting secara otomatis, belum selesai sampai disitu. Kamu masih perlu mengatur Emailnya agar dapat diambil / diterima secara otomatis. Caranya sama seperti langkah nomor 5 diatas.