Beberapa minggu belakangan ini, selain sibuk mengikuti Kompetisi WEB Kompas MuDa & AQUA, gue dan beberapa teman kampus lagi senang-senangnya hangout bareng. Semuanya sudah terencana sejak lama, tapi baru kesampaian sekarang. Maklum aja, pada sibuk dengan urusan masing-masing (baca: mengepel, nyuci baju, nyuci piring, nguras aquarium, dll). Seperti hangout sebelumnya, hangout kali ini masih tetap stagnan di seputaran kota Jayapura, hahaha… Maunya sih ke luar kota, tapi tiket transportnya mahal 😛 . Tapi semua tak menjadi kendala, toh intinya kami mendapatkan kesenangan di tengah hiruk-pikuk dan panasnya Kota Jayapura. 😆

Pada minggu pertama, gue dan teman-teman memutuskan untuk pergi ke Tugu Mac Arthur, Ifar Gunung, Sentani. Tugu tersebut merupakan simbol bangsa Amerika dan Angkatan bersenjata sekutu yang pernah berkuasa di Papua di bawah pimpinan Jenderal Douglas McArthur pada Perang Dunia II. Lokasinya lumayan jauh, kira-kira memakan waktu perjalanan 2-3 jam dari kota Jayapura jika menggunakan kendaraan pribadi. Karena lokasinya yang berada tepat di kompleks Rindam XVIII/Trikora, maka jika ingin memasuki kawasan bersejarah tersebut pengunjung wajib lapor di pos penjagaan sambil meninggalkan identitas diri (SIM/KTP/Kartu Pelajar – Akte kelahiran juga boleh! :P) yang nantinya dapat diambil kembali ketika pulang.

Satu hal yang menjadi tujuan utama kami untuk melanglang buana ke tempat tersebut adalah karena pemandangannya yang keren punya! Yup, itu artinya akan banyak momen yang bisa diabadikan disana (baca: ajang narsis, foto-foto!) :lol:. Dari Tugu Mac Arthur, kita bisa melihat indahnya pemandangan Danau Sentani dari atas pegunungan, bahkan sambil diselingi dengan potret pesawat terbang yang sedang take-off dan landing. Sangat menakjubkan!

Monumen Mac ArthurAksi Narsis

Menikmati Indahnya Danau Sentani

Pada minggu kedua, hangout dilanjutkan dengan mengunjungi Pantai Dok II, Jayapura. Letak pantai ini tepat berada di depan kantor Gubernur Papua. Sekedar info, pantai DOK II seringkali digunakan oleh para kaula muda untuk pacaran lho! Hahahaha… 😀 Eitz..tapi jangan salah, maksud kedatangan kami bukan untuk pacaran, melainkan untuk bermain Pisang Ngebut alias Banana Boat (lagian mana enak pacaran kalo rombongan?! :lol:). Dengan hanya membayar Rp 30rb/org, maka kami pun mulai beraksi diatas Banana Boat. Yeaaaai, rock and roll men! 😀

Banana Boat

Nah..rencananya pada minggu ketiga besok, gue dan teman-teman kampus akan melanjutkan aksi nge’bolang kami dengan mengunjungi Pusat Taman Bermain Papua Trade Center (PTC), Jayapura. Entah kenapa semua udah pada kangen menikmati wahana Bom-bom Car, Roller Coaster dan Kole-kole alias Kora-kora. Doain ya semoga berjalan lancar! 😀